Pada tahap awal perkembangan seseorang, sebagian besar dari apa yang dipelajari seseorang diakreditasi oleh rangsangan visual. Dokter mata (atau dokter mata) akan merekomendasikan pemeriksaan mata setidaknya sekali

setiap beberapa tahun untuk anak-anak di bawah usia enam tahun. Sayangnya, karena dengan banyak rekomendasi, saran ini tidak diindahkan. Pemeriksaan rutin oleh dokter keluarga mungkin menjadi norma, tetapi nilai mengunjungi

spesialis perawatan mata tidak boleh digarisbawahi. Berikut adalah alasan mengapa anak Anda harus menemui

lindungi mata dari radiasi dokter mata.

Mempelajari ketidakmampuan

Semakin banyak anak-anak yang memiliki ketidakmampuan belajar biasanya dikaitkan dengan ADHD atau disleksia. Setidaknya sepertiga dari ini adalah gangguan penglihatan yang salah didiagnosis. Salah satu alasan

untuk ini adalah bahwa anak-anak dengan ADHD dan orang-orang dengan penglihatan terkompromikan sering menampilkan jenis perilaku yang serupa. Alasan lain adalah bahwa hanya 20 persen anak-anak prasekolah yang menjalani pemeriksaan visual yang pada gilirannya dapat menyebabkan pencabutan gangguan belajar yang

dirasakan ini. Di bawah perawatan seorang dokter mata, banyak kelemahan mata yang diderita oleh anak-anak dapat dengan mudah dikelola atau bahkan diperbaiki. Setelah diagnosa dan perawatan yang tepat tersedia, banyak anak tidak hanya berhasil secara skolastik tetapi juga unggul.

Masalah Kronis

Masalah penglihatan pada anak-anak dapat berjalan lebih dalam daripada hanya memengaruhi kemampuan mereka untuk belajar. Gangguan penglihatan lainnya dapat menghambat persepsi kedalaman anak, yang menyebabkan

koordinasi mata-tangan yang buruk atau ketidakmampuan fisik. Ketidakseimbangan otot pada mata dapat menyebabkan kondisi yang umumnya dikenal sebagai “mata juling” atau “mata malas”. Dalam beberapa kasus yang

jarang terjadi, penyakit seperti glaukoma memengaruhi penglihatan orang muda. Meskipun lebih umum pada orang dewasa atau orang tua, penyakit ini tidak eksklusif usia dan tanpa perawatan yang tepat dapat menyebabkan

kebutaan. Seperti gangguan penglihatan lainnya, riwayat keluarga seseorang dapat membantu dalam menentukan apakah seseorang memiliki kecenderungan.

Memulai Rutin

Anak-anak tidak perlu menjadi satu-satunya penerima konsultasi oftalmologis. Membawa mereka ke dokter mata menetapkan rutin pada usia dini. Bagi mereka yang memiliki kondisi yang sama berlama-lama sejak kecil, kembali

ke fasilitas medis dapat meringankan penyakit mereka. Kondisi yang berhubungan dengan mata dapat berkembang pada setiap tahap kehidupan dan kadang-kadang bisa tidak dikenali. Inilah sebabnya mengapa penting untuk

klinik mata jakarta

memulai rutin lebih awal. Kadang-kadang sakit kepala atau migrain mungkin merupakan hasil dari tahap awal glaukoma, bahkan jika tidak ada kelainan persepsi yang belum bersamaan dengan mereka.

Kunjungan rutin ke dokter mata merupakan bagian integral untuk mengatasi masalah yang dapat mengganggu perkembangan anak.